BALIKPAPAN,WH – Tim Pengawas Independen Indonesia (WASINDO) Kalimantan Timur menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Balikpapan.Sorotan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya proses penerimaan peserta didik yang transparan, adil, objektif, dan bebas dari praktik yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.
Ketua WASINDO Katim melalui tim lapangan Roland Hutasoit menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB harus mengedepankan prinsip akuntabilitas dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik sesuai dengan jalur dan persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.
“WASINDO akan terus melakukan pemantauan terhadap proses SPMB agar berjalan sesuai aturan. Kami berharap seluruh pihak, baik penyelenggara maupun masyarakat, bersama-sama menjaga integritas pelaksanaan penerimaan siswa baru,”ungkap Roland.Kamis (2/7)
Menurutnya, apabila ditemukan dugaan penyimpangan, seperti manipulasi data, penyalahgunaan kewenangan, atau praktik yang merugikan calon peserta didik, maka pihak terkait diharapkan segera melakukan klarifikasi dan menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Roland Hutasoit Tim WASINDO Kaltim juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku dapat meloloskan calon siswa dengan imbalan tertentu. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada instansi berwenang apabila menemukan dugaan pelanggaran, dengan disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Selain melakukan pengawasan, WASINDO Kaltim menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pelaksanaan SPMB yang bersih, transparan, dan berkeadilan.
Dengan adanya pengawasan dari berbagai pihak, WASINDO berharap pelaksanaan SPMB di Kota Balikpapan dapat berjalan lancar, sehingga seluruh calon peserta didik memperoleh hak yang sama untuk mengakses pendidikan secara adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku..@RH



















