Senin, 6 Juli 2026

Pasca Terjaring OTT KPK,Ruang Kerja Kantor Bupati Langkat Disegel 

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

LANGKAT,WH – Ruang kerja kantor Bupati Langkat, Syah Afandin resmi disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sesaat setelah melakukan OTT terhadap SY, Kamis (2/6/2026) malam. Petugas KPK yang datang melakukan penyegelan ada berjumlah empat orang yang berangkat langsung dari Medan ke Kabupaten Langkat.

Tadi malam pas hujan-hujan saya ditelpon disuruh datang ke kantor, rupanya yang datang orang KPK untuk menyegel ruangan kantor Bupati Langkat,” ucap Nurman salah seorang petugas Satpol PP yang bertugas menjaga ruang kantor Bupati, Rabu (3/7/2026) siang.

Kata Numan, sejak tadi malam hingga siang ini situasi di Kantor Bupati Langkat relatif sepi dan tidak ada satupun pejabat struktural mulai dari Wakil Bupati dan Sekdakab yang tampak hadir di kantor.

Baca Juga:  DPC SWI Aceh Tamiang Gelar Buka Puasa Bersama di Penghujung Ramadhan

“Dari pagi belum ada yang terlihat pejabat yang datang masuk ke kantor bang, termasuk Wakil Bupati sama Sekdakab juga tidak ada terlihat berada di ruang kerjanya,” ujarnya.

Pasca OTT, pelayanan di Kantor Bupati Langkat masih berjalan seperti biasanya. Meskipun begitu tidak banyak pegawai yang masuk pada hari Jumat karena diberlakukan Work From Home (WFH). Kemudian ditambah lagi adanya kabar tentang OTT oleh KPK yang diduga menjerat Bupati Langkat sehingga suasana di kantor Bupati Langkat terlihat sepi.

Sebelumnya dikabarkan, jagad media sosial dihebohkan oleh kabar tentang penangkapan terhadap Syahrial Harahap diduga orang suruhan Bupati Langkat Syah Afandin yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK di salah satu cafe yang ada di Kota Binjai, Kamis (2/7/2026) siang.

Baca Juga:  Dandim 1414 / Tana Toraja, Ajak Wartawan Toraja Raya Sinergi Sukseskan Program Asta Cita Pemerintahan Prabowo Gibran 

Syahrial ditangkap dalam dugaan menagih hutang Fee proyek pada tahun 2025 lalu senilai Rp 1 Miliar lebih kepada salah seorang kontraktor Langkat.@Putrayani

BERITA TERKINI