Selasa, 20 Oktober 2026

Kebakaran Hebat di Jatiuwung Tangerang, 10 Lapak Usaha dan Satu Rumah Terdampak

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

TANGERANG, Wartaharian.com – Kebakaran melanda sejumlah lapak usaha dan satu tempat tinggal di Jalan Kasir 1, RT 04/RW 01, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (19/10/2026) malam. Api yang diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.15 WIB. Banyaknya material yang mudah terbakar, seperti plastik, kardus, limbah ban, dan karet, diduga mempercepat penyebaran api hingga meluas ke beberapa lapak usaha dan bangunan lainnya.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Suitin, api pertama kali terlihat dari salah satu lapak yang disebut digunakan untuk membakar sampah. Kobaran api kemudian membesar dan tidak berhasil dipadamkan secara mandiri, sehingga menjalar ke lapak-lapak di sekitarnya.

Baca Juga:  Gelorakan Semangat Merah Putih,Kapolres Langkat Hadiri Upacara HUT RI ke-81

Besarnya kobaran api serta banyaknya material mudah terbakar membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan intensif dari petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas yang dipimpin H. Kamaludin langsung melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan api dan mencegah kobaran meluas ke area lainnya.

Kebakaran tersebut berdampak pada sejumlah lapak yang digunakan untuk berbagai kegiatan usaha. Berdasarkan data awal, terdapat 10 pemilik atau pengguna lapak dan bangunan yang terdampak, yakni H. Muhdi pemilik lapak plastik, Haji Tomy dengan lapak ban dan karet, Supri dengan lapak plastik, Andi alias Acong dan Ucok dengan lapak besi, Hamzah dengan lapak plastik dan kardus, serta Ipang dan H. Sabrawi yang masing-masing memiliki lapak besi.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang Terima Audiensi IDH dan Delegasi Belanda, Percepat Pemulihan Pascabencana 

Selain lapak usaha tersebut, kebakaran juga berdampak pada gudang alat potong milik Udin Lampung dan tempat tinggal milik Pendi.

Hingga laporan awal ini disusun, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, total kerugian material masih belum dapat dipastikan karena pendataan kerusakan belum disampaikan secara lengkap.

Dua orang yang dimintai keterangan sebagai saksi dalam laporan kejadian tersebut adalah Suitin dan Ipang, yang keduanya bekerja sebagai wiraswasta.

Meski dugaan awal mengarah pada aktivitas pembakaran sampah, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait. Karena itu, dugaan penyebab tersebut belum dapat dinyatakan sebagai penyebab final kejadian.

Baca Juga:  Tiga Kapolsek Polresta Deli Serdang Bergeser,Sejumlah Perwira Dapat Jabatan Baru

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran sampah, khususnya di kawasan yang menyimpan limbah plastik, ban, karet, dan bahan mudah terbakar lainnya. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat berkembang menjadi kebakaran besar apabila tidak diawasi dan dikendalikan dengan baik.

Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan usaha maupun permukiman, terutama di lokasi yang menyimpan banyak material mudah terbakar.

Sementara itu, pendataan kerugian serta pemeriksaan untuk memastikan penyebab kebakaran masih diperlukan sebagai bagian dari tindak lanjut peristiwa tersebut.@M. Yusuf

BERITA TERKINI