Rabu, 15 April 2026

Dinsos Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Stimulan, Jaminan Hidup, Perabotan, dan Pemulihan Ekonomi serta Luka Berat Pasca Banjir Hidrometeorologi

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

ACEH TAMIANG,WH – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus mempercepat proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, meliputi bantuan stimulan jaminan hidup (jadup), peralatan rumah tangga (Perabotan), dan bantuan pemulihan ekonomi serta korban luka berat.

Penyerahan bantuan tahap II dari Kementrian Sosial RI untuk penanganan korban bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh senilai Rp. 76.688.800.000,- yang terdiri dari :

1. Bantuan jaminan hidup untuk 20.908 jiwa . Rp.28.225.800.000,-

2. Bantuan isi hunian untuk 5.941 KK Rp.17.823.000.000,-

3. Bantuan stimulan ekonomi untuk 5.941 KK Rp.29.705.000.000,-

4. Bantuan luka berat untuk 187 jiwa Rp. 935.000.000,-

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat bangkit pasca bencana yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah Aceh Tamiang.

Baca Juga:  Polda Aceh Gelar Operasi Zebra Seulawah 2025,Pengendara Diimbau Lengkapi Surat dan Tertib Berlalu Lintas

Bantuan stimulan diberikan untuk meringankan beban masyarakat dalam memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat, serta luka berat.

Bantuan jaminan hidup (jadup) disalurkan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan, seperti kebutuhan pangan dan keperluan sehari-hari perjiwa sebesar Rp 15.000 X 90 hari, Dinsos juga menyalurkan bantuan peralatan rumah tangga (perabotan) sebesar 3 juta Rupiah per KK (Kepala Keluarga).

Dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi masyarakat, bantuan ekonomi produktif turut diberikan kepada warga terdampak, khususnya pelaku usaha kecil dan masyarakat yang kehilangan sumber penghasilan akibat bencana sebesar 5 Juta per kepala keluarga serta santunan korban yang luka berat 5 juta perjiwa.

Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang (Plt) Ahmad Yani , S.STP, M.Si menyampaikan bahwa proses penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan berdasarkan data hasil verifikasi di lapangan dan Validasi agar tepat sasaran.

Baca Juga:  Gandeng Media Polres Pelabuhan Tanjungperak Ajak Warga Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

“Seluruh bantuan ini disalurkan sesuai dengan data penerima yang telah diverifikasi dan Validasi oleh tim di lapangan, bekerja sama dengan aparatur kampung dan pihak terkait,” ujar Ahmad Yani, Kamis, 9 April 2026

Proses distribusi bantuan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparatur desa, hingga relawan, guna memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat korban bencana banjir Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tamiang.

Meskipun Dinsos  menghadapi sejumlah kendala seperti data yang tumpang tindih, 2 KK 1 rumah, 1 KK 2 rumah atau lebih, yang menumpang atau yang mengontrak, Ahmad Yani berkomitmen memastikan untuk terus menyalurkan bantuan hingga seluruh masyarakat terdampak dapat terlayani dengan baik sesuai dengan regulasi.

Baca Juga:  PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran

“kami akan berupaya dengan sepenuh hati untuk bekerja keras pagi, siang dan malam untuk menjalankan amanah bupati untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat agar masyarakat secepatnya merasakan bantuan stimulan Jadup, perabotan dan ekonomi, serta korban luka berat untuk pemulihan,” ujarnya.

Masyarakat penerima bantuan mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang dinilai cepat tanggap dalam membantu pemulihan pasca banjir, baik dari sisi kebutuhan dasar, Stimulan jaminan hidup (jadup), Perabotan maupun pemulihan Ekonomi yang telah dirasakan 8 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang dan pertanggal 10 April 2026 akan dibagikan kupon pengambilan melalui Kantor Pos untuk 4 Kecamatan Lagi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta menjaga kesehatan di tengah proses pemulihan. (SIP Simanjuntak)

BERITA TERKINI