Senin, 20 April 2026

Jangan Asal Menuduh! Bantuan Banjir Aceh Tamiang Tetap Jalan,Ini Faktanya

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

ACEH TAMIANG,WH — Di tengah duka pasca banjir hidrometeorologi, muncul gelombang komentar di media sosial yang menuding pemerintah lamban dan tidak peduli terhadap masyarakat terdampak. Namun, benarkah demikian? Pertemuan awak Media dengan Ketua DPC BAI Aceh Tamiang Syamsul di Sekretariat Badan Advokasi Indonesia (BAI) di Desa Kebun Tanah Terban Kecamatan Karang Baru, hari Senin (13/04/2026).

Fakta lapangan yang disampaikan Syamsul kepada awak media Wartaharian.com bahwa penyaluran bantuan stimulan tidak pernah berhenti. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui dinas terkait tetap bekerja di lapangan, siang dan malam, memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak.

Perlu dipahami, bantuan bukan sekadar dibagikan begitu saja. Ada proses pendataan, verifikasi, dan validasi yang harus dilakukan agar tidak terjadi kecemburuan sosial, kesenjangan dan kesalahan sasaran. Justru di sinilah letak kehati-hatian pemerintah.

Baca Juga:  Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

“Kalau cepat tapi salah sasaran, itu yang lebih berbahaya,” ucap Syamsul.

Sayangnya, di era media sosial, opini seringkali lebih cepat menyebar dibanding fakta. Tanpa cek data, tanpa konfirmasi, tudingan langsung dilemparkan—seolah pemerintah tidak bekerja.

Padahal di lapangan, aparat desa, relawan, dan petugas terus bergerak. Bahkan, banyak dari mereka, juga Bupati Armia Pahmi turun langsung ke titik-titik terdampak demi memastikan warga mendapatkan haknya.

Pemerintah juga menegaskan bahwa keterlambatan yang terjadi bukan karena pembiaran, melainkan karena komitmen untuk transparansi dan keadilan. Tidak boleh ada yang didahulukan tanpa dasar yang jelas.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Kritik itu penting, tapi menyebarkan informasi yang belum tentu benar justru bisa memperkeruh keadaan dan menghambat proses pemulihan.

Baca Juga:  Butuh Solusi dan Uluran Tangan,DPD LPSA Aceh Tamiang Salurkan Santunan untuk Anak Autisme Yang Kerap Pukul Dirinya Sendiri 

Di saat masyarakat membutuhkan persatuan, jangan sampai kita terpecah hanya karena asumsi. Bantuan tetap berjalan, pemerintah tetap bekerja—dan fakta tidak bisa dikalahkan oleh opini. (SIP Simanjuntak)

BERITA TERKINI