Senin, 31 Agustus 2026

Siswa SESKOAD Dikreg LXVIII Garuda bersama Komponen Masyarakat Laksanakan Penyuluhan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Kodam XIX/TT 

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

PEKANBARU,WH-Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Siswa SESKOAD Dikreg LXVIII bersama komponen masyarakat serta unsur terkait di wilayah Kodam XIX/TT melaksanakan kegiatan pemadaman, pengendalian titik api, dan penyuluhan sebagai bagian dari kepedulian terhadap keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.Sabtu 29 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata implementasi peran TNI dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi ancaman Karhutla yang dapat berdampak luas terhadap kesehatan, perekonomian, ekosistem, serta stabilitas sosial. Selain terlibat langsung dalam upaya pemadaman, para Siswa SESKOAD juga berinteraksi dengan masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla, pentingnya pencegahan pembakaran lahan, serta perlunya membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga:  Jumat Barokah Terus Berlanjut, Ketua Pewarta Bagikan Beras pada Pengurus dan Anggota

Dari perspektif akademis dan strategis, penanggulangan Karhutla tidak dapat dilakukan secara sektoral, tetapi memerlukan sinergi lintas komponen melalui keterlibatan TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan wilayah, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

Bagi Siswa SESKOAD Dikreg LXVIII, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran lapangan dalam mengimplementasikan kepemimpinan, komunikasi sosial, koordinasi lintas sektor, dan pemecahan masalah secara langsung di tengah masyarakat. Kehadiran TNI tidak hanya diwujudkan melalui tindakan responsif ketika terjadi bencana, tetapi juga melalui langkah preventif, edukatif, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan penanggulangan dan penyuluhan Karhutla ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi Siswa SESKOAD Dikreg LXVIII dengan komponen masyarakat mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga lingkungan, melindungi masyarakat, serta memperkuat ketahanan wilayah.@R.08

Baca Juga:  Peringatan Hari Lingkungan Hidup, Wali Kota Medan Kampanyekan Pengurangan Penggunaan Plastik Untuk Merawat Bumi 

 

BERITA TERKINI