TORAJA UTARA,Wartaharian.com – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, meresmikan gedung baru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pasang, Rabu (14/10/2026). Peresmian tersebut mengusung tema “Melayani dengan Hati, Sehat untuk Semua” sebagai komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Peresmian yang berlangsung di Puskesmas Pasang itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati, dilanjutkan penyerahan satu unit mobil ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan serta penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya gedung baru tersebut.
Dalam sambutannya, Frederik Victor Palimbong menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan gedung baru Puskesmas Pasang. Ia berharap peningkatan fasilitas dan infrastruktur kesehatan dapat diikuti dengan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, keberadaan gedung puskesmas yang representatif harus didukung oleh tenaga kesehatan yang kompeten, ketersediaan obat-obatan dan peralatan medis yang memadai, serta sikap pelayanan yang ramah, profesional, dan penuh kepedulian.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal fasilitas dan obat-obatan, tetapi juga bagaimana kita menyambut masyarakat dengan ramah, mendengarkan keluhan mereka, dan memberikan pelayanan dengan hati. Masyarakat yang datang ke puskesmas tentu memiliki kekhawatiran terhadap kondisi kesehatannya. Karena itu, mereka harus mendapatkan pelayanan yang baik sejak pertama kali datang,” ungkapnya.
Bupati juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kesehatan. Komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan dan pasien, menurutnya, dapat memberikan rasa nyaman serta membantu pasien menghadapi kondisi kesehatannya.
Ia mengingatkan bahwa tugas tenaga kesehatan tidak hanya menangani masyarakat yang sudah sakit, tetapi juga berperan aktif dalam upaya pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan masyarakat.
“Target pelayanan kesehatan kita adalah menjaga masyarakat yang sehat agar tetap sehat, mencegah masyarakat yang memiliki faktor risiko agar tidak jatuh sakit atau mengalami kondisi yang lebih berat, serta memberikan penanganan terbaik bagi mereka yang sudah sakit agar dapat pulih dan menjalani kehidupan yang berkualitas,” tegasnya.
Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Bupati turut menyoroti pentingnya pengelolaan persediaan obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP). Menurutnya, pengelolaan stok harus dilakukan secara terencana agar kebutuhan pelayanan tetap terpenuhi tanpa menimbulkan penumpukan persediaan yang berisiko kedaluwarsa.
Pemkab Juga Perhatikan Infrastruktur Jalan dan Penanganan Longsor
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan perhatian Pemerintah Kabupaten Toraja Utara terhadap peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Dende’ Piongan Napo. Pemerintah daerah merencanakan penanganan sejumlah ruas jalan, termasuk titik-titik yang mengalami longsor, guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pekerjaan jalan dengan konstruksi beton membutuhkan waktu pengerasan sekitar 28 hari sebelum dapat menerima beban secara optimal. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memahami kemungkinan adanya pengaturan lalu lintas serta mempersiapkan jalur alternatif selama pekerjaan berlangsung.
Bupati berharap peningkatan infrastruktur jalan dapat menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mendukung potensi Kecamatan Dende’ Piongan Napo sebagai wilayah dengan panorama alam yang indah. Upaya pembangunan tersebut, lanjutnya, perlu tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu
Selain membahas pelayanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur, Bupati turut menyinggung rencana pengembangan sistem pengelolaan sampah terpadu melalui pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) satelit untuk mendukung pengelolaan sampah di TPA Karua.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Kabupaten Toraja Utara memperoleh dukungan hibah dari Bank Dunia untuk program pengelolaan sampah dengan nilai sekitar Rp102 miliar selama empat tahun.
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengumpulan dan pengolahan sampah, termasuk melalui pengembangan sejumlah klaster pelayanan serta penyediaan sarana pengangkutan sampah bagi masyarakat.
Bupati juga mengajak masyarakat membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah tangga, terutama dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi volume sampah yang harus diangkut dan diolah sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar mengurangi sisa makanan sebagai salah satu upaya menekan timbulan sampah organik. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan partisipasi masyarakat dan harus dimulai dari kebiasaan sederhana di lingkungan keluarga.
Kegiatan peresmian gedung baru UPT Puskesmas Pasang tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toraja Utara, Kepala Dinas Kesehatan, jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Pasang, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dengan diresmikannya gedung baru dan diserahkannya satu unit ambulans, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap pelayanan di UPT Puskesmas Pasang semakin optimal, mudah diakses, dan mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Melalui semangat “Melayani dengan Hati, Sehat untuk Semua”, seluruh tenaga kesehatan diharapkan terus memperkuat komitmen untuk memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan merata bagi masyarakat Toraja Utara.
(Amos)



















