Minggu, 27 September 2026

Adik Ipar Datang dan Diduga Hantam Abang Ipar,Balasannya Mengerikan: Ditikam hingga Tewas

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

DELI SERDANG | wartaharian.com — Suasana siang di kawasan Jalan Irian, Gang Pekong, Lingkungan IV, Kelurahan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendadak berubah menjadi tragedi berdarah.

Erwin (41), warga setempat, yang sedang beristirahat di teras rumah sepulang bekerja, tiba-tiba didatangi adik iparnya, Benny (40). Berdasarkan hasil penyelidikan sementara polisi, Benny diduga langsung memukul Erwin.

Emosi Erwin pun tak terbendung. Ia masuk ke dalam rumah, mengambil sebilah pisau, kemudian kembali dan menusukkannya ke tubuh Benny.

Tikaman tersebut mengenai bagian rusuk belakang sebelah kiri korban. Benny tersungkur di belakang rumah dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa berdarah yang melibatkan abang dan adik ipar tersebut terjadi pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga:  KPK Tangkap Bupati Langkat bersama 6 Orang di Binjai dan Medan, Diduga Terkait Suap Proyek

Usai kejadian, Erwin langsung meninggalkan lokasi sambil membawa pisau yang diduga digunakan untuk menikam korban. Namun, pelariannya tak berlangsung lama.

Personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa yang tiba di lokasi langsung melakukan penyelidikan. Erwin akhirnya berhasil diamankan di sekitar Kelurahan Pekan Tanjung Morawa.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni Harianto Damanik mengatakan, berdasarkan penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika Erwin sedang beristirahat setelah pulang kerja.

“Dari hasil penyelidikan, pelaku ketika itu sedang istirahat dan baru pulang kerja. Tiba-tiba korban, Benny, adik ipar pelaku datang menghampiri dan langsung memukul pelaku,” ujar Jonni Damanik kepada wartawan, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Jonni, pelaku sempat melakukan perlawanan. Namun, situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan dengan senjata tajam.

Baca Juga:  Dendam Uang Asuransi, Kakak Bunuh Adik Kandung, Polres Tanah Karo Ungkap Otak dan Eksekutor Pembunuhan 

“Pelaku kemudian mengambil pisau di dapur dan langsung menusuk korban di bagian rusuk belakang sebelah kiri,” jelasnya.

Setelah melakukan penusukan, pelaku melarikan diri dari lokasi sambil membawa pisau tersebut. Sementara korban yang mengalami luka tusuk ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di belakang rumah.

“Ketika anggota tiba di lokasi, korban sudah meninggal dunia. Sedangkan pelaku yang masih berada di sekitar Pekan Tanjung Morawa langsung kita amankan,” ungkap Jonni.

Petugas bersama Tim Inafis juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait peristiwa tersebut.

Dari lokasi, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban yang terdapat bercak darah, topi, dan sandal.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar, Tangkap Pemasok Narkoba di Phantom KTV

Sementara itu, polisi masih mendalami motif di balik aksi penikaman tersebut. Pisau yang diduga digunakan pelaku hingga kini masih dalam pencarian karena dibawa saat pelaku melarikan diri.

“Motif masih kita dalami. Pisau yang digunakan pelaku masih kita cari karena saat melarikan diri pisau tersebut dibawa pelaku,” pungkas Jonni.

Kasus berdarah yang bermula dari dugaan pemukulan tersebut kini ditangani Polsek Tanjung Morawa untuk proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut.

(Candra)

BERITA TERKINI