Senin, 27 Juli 2026

BNN Minta Waspadai Narkoba Jenis Baru Ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

JAKARTA,WH – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto, mengingatkan masyarakat waspada adanya narkoba jenis baru yang disukai oleh turis luar negeri yang datang ke Indonesia. Saat ini, ada banyak narkoba jenis baru yang berkembang. (26/7/2026)

Suyudi menyebut narkoba jenis baru itu, di antaranya campuran atau mixed yang disukai warga negara Rusia di Bali. Hal ini terungkap saat penggerebekan yang dilakukan pihaknya di Gianyar.

“Penggerebekan clandestine lab di Gianyar, Bali, yang melibatkan warga negara Rusia dan berhasil menyita narkotika golongan satu mefedron pada total berat bruto 7,8 kilogram atau 7.894 gram, prekursor padat 2,6 kilogram atau 2.600 miligram, dan cairan 219,7 kilogram atau 219.785 miligram,” kata Suyudi.

Baca Juga:  Kapolri Tegaskan Komitmen Polri dalam Pelayanan dan Perlindungan Masyarakat pada Rapim Polri 2025

Narkoba campuran tersebut terdiri dari kokain dan ekstasi, yang disebutnya disukai warga Rusia. Biasanya narkoba jenis baru tersebut diedarkan dan dikonsumsi oleh turis Rusia.

“Kasus ini menunjukkan semakin kompleksnya ancaman narkotika sintetis di dalam negeri. Jadi mefedron ini adalah termasuk narkotika baru. Ini adalah mix antara kokain dan MDMA atau ekstasi. Sangat disukai oleh orang-orang Rusia,” jelasnya.

Meskipun begitu, BNN terus berupaya menjalin kerja sama dengan Dubes Rusia untuk memberantas narkoba jenis tersebut.

Menurutnya, peredaran narkoba campuran menambah kompleksnya masalah narkotika di Indonesia.

“Sehingga pembuatnya, pengedarnya adalah orang Rusia, pasarnya juga orang Rusia. Dan kita terus bekerja sama dengan Kedutaan Rusia, Atase Kepolisian Rusia, kami terus untuk bisa menggali dan mengungkap jaringan internasional yang sedang kita curigai ada di Rusia,” tutupnya. @WD

Baca Juga:  Beraksi di 35 TKP Curanmor Lintas Kabupaten Berhasil Dibekuk Jatanras Polda Sumut

BERITA TERKINI