Rabu, 12 Agustus 2026

Bupati Aceh Tamiang Apresiasi RAPI,Dinilai Berperan Penting Saat Komunikasi Darurat Terputus

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

ACEH TAMIANG,WH — Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, mengapresiasi kiprah Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Aceh Tamiang yang selama ini turut menjaga keberlangsungan komunikasi, khususnya ketika terjadi bencana dan infrastruktur komunikasi publik mengalami gangguan.

Apresiasi tersebut disampaikan Armia Pahmi saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VI RAPI Aceh Tamiang di Syabab Kopi, Kecamatan Karang Baru, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, keberadaan relawan komunikasi memiliki peran strategis dalam situasi darurat. Ketika jaringan komunikasi konvensional tidak dapat berfungsi, jaringan radio menjadi salah satu sarana penting untuk menyampaikan informasi dari lapangan dan mendukung koordinasi penanganan bencana.

“Pemerintah daerah menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dedikasi para relawan RAPI yang bekerja tanpa pamrih,” ujar Armia.

Baca Juga:  Tiga Hari Digelar,Ma Kombongan Toraya Bahas Persoalan Adat dan Penguatan Wilayah Adat di Tana Toraja 

Ia juga mengenang kondisi saat banjir besar melanda Aceh Tamiang pada 2025. Saat itu, akses komunikasi dari dan menuju sejumlah wilayah sempat terputus selama beberapa hari.

Dalam situasi tersebut, kata Armia, relawan RAPI bersama Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) turut membuka jalur komunikasi sehingga informasi mengenai kondisi di lapangan tetap dapat diteruskan. Keberadaan jaringan komunikasi tersebut juga membantu mempercepat koordinasi dan penyaluran bantuan kemanusiaan.

Armia berharap Muswil VI RAPI Aceh Tamiang dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang solid serta mampu meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam menghadapi kondisi darurat dan kebencanaan.

“Semoga RAPI terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang,” katanya.

RAPI Dinilai Tetap Relevan di Tengah Perkembangan Teknologi

Ketua RAPI Daerah Aceh, H. Rahmat Thalib, mengatakan komunikasi berbasis radio tetap memiliki posisi penting dalam penanganan bencana, meskipun teknologi komunikasi digital berkembang pesat.

Baca Juga:  Diringkus Polsek Gunung Malela, Pencuri Dua HP di Cafe Pondok Melati Sembunyi di Dalam Lemari 

Menurutnya, jaringan radio memiliki keunggulan karena dapat menjadi alternatif ketika jaringan telekomunikasi dan infrastruktur digital mengalami gangguan akibat bencana.

“Jaringan radio frekuensi tetap menjadi tulang punggung komunikasi paling tangguh saat era digital mengalami gangguan akibat bencana,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan, informasi yang diperoleh secara cepat dari lapangan sangat membantu proses koordinasi antarlembaga, termasuk dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua RAPI Aceh Tamiang periode 2022–2026, Salbiah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus, relawan, dan instansi yang selama ini mendukung kegiatan RAPI.

Menanggapi apresiasi yang disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Salbiah menyebut pengabdian para relawan tidak semata-mata dilakukan untuk mendapatkan pengakuan, tetapi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Baca Juga:  Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

“Ibarat bunga mawar, ia tidak perlu propaganda untuk menyebarkan harumnya. Kebaikan dan pengabdian akan terasa dengan sendirinya di tengah masyarakat,” ungkap Salbiah.

Muswil yang digelar setiap empat tahun tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi RAPI Aceh Tamiang. Forum itu juga diharapkan semakin memperkuat kontribusi relawan komunikasi dalam mitigasi dan penanganan bencana, khususnya di wilayah yang rawan terdampak musibah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua RAPI Daerah Aceh H. Rahmat Thalib, Ketua RAPI Aceh Tamiang masa bakti 2022–2026 Salbiah, Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus RAPI dari Sumatera Utara, Kota Langsa, dan Aceh Timur.(SIP Simanjuntak)

BERITA TERKINI