BANYUWANGI,WH – Kepala Perwakilan (Kaperwil) Provinsi Jawa Timur dan Kepala Biro (Kabiro) Media Online Wartaharian Banyuwangi, Sugiyanto (Apong) dan Didik Basuki menghadiri undangan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang digelar diruang rapat khusus DPRD kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (7/2/2026)
Kegiatan Undangan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 digelar di Ruang Rapat Khusus DPRD kabupaten Banyuwangi , yang diselenggarakan oleh Ketua Panitia Ahmad Mahfud.Ketua LDKS PJAR,Bondan Madani dan Ketua PW-FRN Agus Samiaji.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai insan Pers, pimpinan media, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi wartawan. Kodim 0825, dihadiri Letda KAV Suparman, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Ilham Juanda.DPRD Kabupaten Banyuwangi dihadiri oleh Praksi Gerindra H,Suwito,serta puluhan Wartawan dari beberapa Media, turut hadir para Aktivis dan Praktisi Hukum

Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan mengusung tema ‘Peran Pemuda dan Pers Mengawal Program Ketahanan Pangan Untuk Kemajuan Bangsa
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dalam memperkuat peran pers di tengah Masyarakat
Usai acara undangan Hari Pers Nasional 2026 Kaperwil Jatim Media Online Wartaharian dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pers Nasional 2026 ini , merupakan momentum penting bagi insan Pers untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta tanggung jawab dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.
“Melalui peringatan HPN 2026 ini, ia berharap insan Pers semakin solid, independen, dan mampu menjadi pilar demokrasi yang terpercaya bagi masyarakat,” ungkap Sugiyanto ( Apong)
Ia juga menambahkan bahwa Pers memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan, menyuarakan aspirasi publik, serta menangkal hoaks yang dapat meresahkan masyarakat.
Kabiro Banyuwangi Media Online Wartaharian Didik Basuki dalam kesempatannya menambahkan, dengan menghadiri serta memperingati Hari Pers Nasional 2026 ini, diharapkan dapat mempererat sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab,”tutup Didik Basuki.@red



















