Rabu, 16 September 2026

Koperasi Moalumi Dongi Pontawa Resmi Berdiri,Pabrik Tahu Tempe Modern Mulai Dibangun

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

LUWU TIMUR, WH — Masyarakat Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, mengambil langkah strategis dalam mendorong kemandirian dan peningkatan perekonomian masyarakat melalui peresmian Koperasi Moalumi Dongi Pontawa, Selasa (15/9/2026).

Peresmian yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut digelar di kawasan Perumahan Dongi Pontawa, Desa Ledu-Ledu. Kegiatan sekaligus dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan pabrik tahu dan tempe modern yang menjadi salah satu unit usaha koperasi.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen PT Vale Indonesia Tbk, Dinas Koperindag Luwu Timur, Konsultan Perusahaan Outokumpu dari Finlandia, Frenky Simanjuntak, Miss Fia dan Mr. Micael, jajaran pengurus Lembaga Adat To Karunsi’e atau Petewawo Gau To Karunsi’e, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Wasuponda yang diwakili Aiptu Purna turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pendamping program dari PT Vale Indonesia juga tampak mengikuti seluruh rangkaian acara.

Prosesi peresmian berlangsung khidmat.

Sejumlah pembicara menyampaikan pemaparan terkait tujuan pembentukan koperasi, pengembangan usaha, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Wabup Aceh Tamiang Sambut Satgas IPDN Gelombang III, Peningkatan Pemulihan Pascabanjir

Ketua Koperasi Moalumi Dongi Pontawa, Pernis Ambeta, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa koperasi dibangun dengan visi mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan warga, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Suku To Karunsi’e sekaligus Pengawas Koperasi Moalumi Dongi Pontawa, Mentani Podengge, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas persatuan masyarakat adat dalam mendorong pengembangan ekonomi di tingkat desa.Menurutnya, keberadaan koperasi diharapkan dapat menjadi wadah bersama untuk meningkatkan kesejahteraan pengurus, anggota koperasi, dan masyarakat di sekitarnya.

Mentani juga menyampaikan terima kasih kepada PT Vale Indonesia Tbk dan Dinas Koperindag Luwu Timur yang telah memberikan dukungan, pembimbingan, serta pendampingan terhadap pengembangan Koperasi Moalumi Dongi Pontawa.

Dalam kesempatan tersebut, Mentani Podengge juga menyerahkan Buku Sejarah Masyarakat Adat To Karunsi’e yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kepada perwakilan manajemen PT Vale Indonesia Tbk, Sork, serta Miss Fia.

Dari pihak perusahaan, Adrian, Senior Manager Social Development Program PT Vale Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendampingi Koperasi Moalumi Dongi Pontawa agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Imigrasi Banten Rayakan Hari Bakti Perdana dengan Sentuhan Kepedulian

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi program koperasi agar berkembang secara berkelanjutan. Dengan adanya koperasi dan pembangunan pabrik tahu serta tempe ini, kami berharap kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat semakin meningkat,” tutur Adrian.

Apresiasi juga disampaikan Andi Baso Mattoreang, yang mewakili Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur. Ia menilai inisiatif yang dilakukan pengurus Koperasi Moalumi Dongi Pontawa merupakan bentuk kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Ia menyebut koperasi yang terintegrasi dengan unit produksi pangan berupa pabrik tahu dan tempe dapat menjadi salah satu model pengembangan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Dinas Koperindag, kata Andi Baso, berkomitmen memberikan pendampingan, khususnya dalam pemenuhan standar mutu produk.

“Pemerintah akan mengawal proses kegiatan koperasi, termasuk sertifikasi halal dan izin edar (PIRT) produk setelah pabrik mulai beroperasi. Kami dari Dinas Koperindag sangat bangga dan siap mengawal tumbuh kembang Koperasi Moalumi Dongi Pontawa,” ujarnya.

Baca Juga:  Satres Narkoba Polres Palas Tangkap Pengedar Sabu Desa Bulu Sonik

Menurutnya, pembangunan pabrik tersebut bukan hanya berkaitan dengan pembangunan sarana produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pondasi kemandirian ekonomi masyarakat desa.

“Kami berharap pabrik ini nantinya mampu menjaga stabilitas pasokan pangan lokal dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat Karunsi’e Dongi khususnya, serta masyarakat Desa Ledu-Ledu pada umumnya secara berkelanjutan,” tambahnya.

Setelah rangkaian sambutan selesai, Andi Baso Mattoreang secara resmi meresmikan Koperasi Moalumi Dongi Pontawa yang ditandai dengan ketukan sebagai simbol dimulainya operasional koperasi.

Selanjutnya, para tamu undangan bersama masyarakat menuju lokasi pembangunan pabrik tahu dan tempe untuk melaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan fasilitas produksi tersebut.

Pembangunan pabrik tahu dan tempe modern itu ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan dan dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi serta membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

(Abd. Rasyid)

BERITA TERKINI