Sabtu, 17 Januari 2026

PEP Rantau Field Salurkan Bantuan Berkelanjutan untuk Desa Sukajadi Kecamatan Karang Baru.

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

ACEH TAMIANG,Wartaharian– Lebih dari empat minggu pasca banjir bandang di Aceh Tamiang, kondisi Desa Sukajadi, Kecamatan Karang baru, Aceh Tamiang masih belum pulih. Desa Sukajadi termasuk yang dinyatakan hilang dan masih memerlukan uluran tangan untuk pulih lebih cepat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Sukajadi, Zainal Abidin Syah usai menerima bantuan untuk kesekian kali dari Pertamina EP Rantau Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona-1.

“Desa kami juga dinyatakan sebagai desa hilang di Kecamatan Karanngbaru, Aceh Tamiang. Bapak dan Ibu bisa lihat sendiri bagaimana warga masih tinggal di tenda-tenda pengungsian,” ujarnya kepada media, Jumat (16/1/2026).

Desa yang tidak jauh dari pusat kota ini terlihat porak-poranda. Sisa puing-puing bangunan masih berserakan. Kala itu, air setinggi lebih dari 10 meter menenggelamkan hampir seluruh rumah, sebelum akhirnya hilang tersapu derasnya air. Kini, hanya menyisakan hamparan tanah berlumpur.

Baca Juga:  SMAN 1 Rogojampi Gelar Syukuran Hari Jadi ke-41, Angkat Tema “SATRIA PRAWIRA”

Sejak awal musibah melanda Aceh Tamiang, ia sudah merasakan perhatian dari Pertamina EP Rantau Field. Berbagai bantuan kemanusian bagi masyarakat disalurkan secara berkelanjutan.

Adapun bantuan yang diberikan mencakup bahan pokok dan makanan siap saji, perlengkapan logistik untuk menopang aktivitas masyarakat. Bantuan tersebut sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendampingi masyarakat selama proses pemulihan.

“Terima kasih banyak Pertamina EP Rantau yang sudah beberapa kali hadir membantu masyarakat. Seluruh bantuan yang kami terima sangat bermanfaat. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah menyampaikan, Pertamina EP Rantau Field terus menerus berupaya menjangkau desa-desa yang terdampak banjir. Saat ini, bantuan sudah menjangkau puluhan desa yang berada di ring satu wilayah kerja.

Baca Juga:  Persatuan Bulu Tangkis Aceh Tamiang Gelar Kejuaraan Open Turnamen Bulu Tangkis, Piala Bupati Aceh Tamiang CUP 2025

“Kami masih akan terus berjuang memulihkan aktivitas sehari-hari. Kami bergerak secara maksimal dan bekerja sepenuh hati agar bantuan sampai ke tangan masyarakat. Kendati begitu, kami menyadari punya keterbatasan dalam memenuhi harapan banyak pihak,” ungkapnya.(Kaperwil Aceh)

BERITA TERKINI