MEDAN,WH-Hari Raya Imlek tahun ini.Prosesi persiapan pada senin 15/2 saat para dewa dewi atau Kongcoh kembali ke langit untuk menandai kehidupan para umat lebih baik.
Seksi Ritual Klenteng kwan te kong ini proses pembersihan hiolo atau tempat menancapkan dupa ini dilakukan setiap tahun dengan cara menyaring sisa dupa di bagian atas.
Hingga kini, tempat abu dupa yang diklaim masih kokoh dan berfungsi sebagai sarana ibadah komunikasi dengan Maha Pencipta oleh masyarakat etnis Tionghoa Selama satu tahun
Menurut Akuang menyambut hari raya imlek proses pembersihan klenteng dan persiapan untuk ibadah harus di siap kan seperti dufa,buah buahan, dan kue kue harus di siap kan setiap tahun nya. sebelum Imlek saat para dewa dewi atau toa pekong naik ke langit.
Khususnya, selama toa pekong atau dewa-dewi sudah naik ke langit, ini kita bersihkan semua. Pembersihan paling butuh waktu satu atau dua hari cukup, dilakukan banyak orang,” ujarnya
Menjelang Imlek, semua prasarana ibadah dibersihkan oleh umat karena diyakini memberikan ketentraman batin dan hidup lebih baik.
Tentu aja sangat menyenangkan, karena cuma terjadi setahun sekali dan perayaan Imlek ini baru terasa saat ikut bersih-bersih altar dewa di Klenteng ini,harapan pengurus klenteng kwan te kong ini supaya masyarakat yg beragama budha boleh singgah dan beribadah di klenteng nya.(Sri)



















