Senin, 2 Februari 2026

Wagub DKI Jakarta dan  Bupati Torut, Diskusi Potensi Diaspora Toraja di Jakarta,saat Sela Rapat Rakornas Pemerintah Pusat 

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

JAKARTA, Wartaharian— Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong seorang yang dikenal berkarakter hangat, terbuka, asetif dan komunikatif mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat Daerah di Sentul International Convention Center Senin 2 Februari 2026.

Ia menyempatkan diri berdiskusi dengan Wagub DKI Jakarta Rana Karno terkait potensi Diaspora Toraja di Jakarta dan peranannya berkontribusi di Ibu Kota Negara.

Rakernas ini diikuti juga Wakil Bupati dan Forkopimda Toraja Utara.

Rakornas dibuka Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran Presiden pada rakornas ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan kesinambungan arah pembangunan nasional.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengatakan akan mengoordinasikan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 kepada kepala daerah. Kemendagri mengaku akan mengecek progres perkembangan implementasi program strategis nasional Presiden Prabowo di daerah.

Baca Juga:  Protes Pernyataan Anggota DPRD, Puluhan Kepala Desa Se-Banyuwangi Gelar Aksi Damai di Gedung DRPD Banyuwangi 

“Ini Bapak Presiden menyampaikan arahan-arahan yang semuanya tentu dicatat, dikoordinasikan, dan nanti akan dicek oleh Kemendagri pelaksanaan di lapangan,” kata Bima Arya di sela Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, yang disiarkan dalam YouTube Kemendagri RI, Senin (2/2/2026).

Bima Arya menyebutkan ada beberapa arahan Prabowo yang dinilai sangat fundamental. Pertama pemahaman tentang kondisi global yang memerlukan kerja keras dan kebersamaan sejumlah stakeholders, arahan mengenai pemerintahan bersih dan tidak melakukan korupsi, serta arahan terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).

“Ini rasanya baru ya, Presiden menekankan betul bahwa kota-kota dan kabupaten di Indonesia harus bersih. Bahkan tadi Presiden mencanangkan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), nah ini diperkenalkan oleh Bapak Presiden,” katanya.

Baca Juga:  Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Toraja Utara Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

Kemendagri, lanjutnya, akan terus memonitor perkembangan program prioritas Presiden lainnya seperti Kopdes Merah Putih, program MBG, Koperasi Nelayan. Seluruh program tersebut dipimpin oleh satgas maupun menteri koordinator yang akan terus dikoordinasikan.

“Setiap program prioritas itu kan ada timnya, ada Satgas Kopdes, ada Satgas MBG, ada yang fokus juga pada koperasi nelayan. Dan Menko yang bertanggung jawab mengoordinasikan itu secara rutin, kami sendiri Kemendagri itu kan memfasilitasi itu semua, setiap minggu kami bergiliran, bergantian memastikan target-target presiden itu tercapai, jumlah kopdes, jumlah penerima manfaat dari MBG, sekolah rakyat, sekolah garuda, itu dimonitor capaian-capaiannya,” kata Bima Arya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini di Tutup dengan resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang selanjutnya akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan dalam pelaksanaan pembangunan kedepannya. ( Amo$ )

Baca Juga:  Apel Gabungan KRYD Digelar di UMSU, Polrestabes Medan Perkuat Kesiapsiagaan Personel 

BERITA TERKINI