Rabu, 24 Juni 2026

22.250 KK di Aceh Tamiang Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

ACEH TAMIANG,WH – Sebanyak 22.250 kepala keluarga (KK) terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025 di Kabupaten Aceh Tamiang menerima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III Termin I dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala BNPB RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, S.E.I., di Lapangan GOR Aceh Tamiang, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi kepada BNPB RI atas dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu proses pemulihan kehidupan warga pascabencana.

“Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi hak-hak masyarakat yang terdampak bencana serta mempercepat proses rehabilitasi dan pemulihan,” ujar Ismail.

Baca Juga:  Pusdik Brimob Gelar Aksi Bersih Pantai Pasir Putih Situbondo, Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI

Berdasarkan data BNPB, jumlah warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang pada tahun 2025 mencapai 75.088 KK. Pada penyaluran Tahap III Termin I ini, BNPB mengalokasikan bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan dan rusak sedang senilai Rp93,75 miliar.

Secara keseluruhan, total bantuan stimulan perbaikan rumah yang telah dan akan disalurkan kepada masyarakat Aceh Tamiang mencapai Rp292,62 miliar.

Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah juga tengah menyalurkan bantuan hidup (Jadup), bantuan stimulan ekonomi, serta bantuan penggantian perabot rumah tangga untuk Tahap III dan IV. Proses penyaluran berlangsung sejak 20 Juni hingga 11 Juli 2026.

Data dari Kementerian Sosial RI menunjukkan jumlah penerima bantuan berdasarkan SK 1 hingga SK 4 mencapai 52.941 KK atau sekitar 147.157 jiwa dengan total nilai bantuan sebesar Rp625,12 miliar. Sementara itu, jumlah rumah rusak berat yang telah ditetapkan melalui SK BNBA Tahap I hingga V sebanyak 10.045 unit.

Baca Juga:  Dandim 1414 / Tana Toraja, Ajak Wartawan Toraja Raya Sinergi Sukseskan Program Asta Cita Pemerintahan Prabowo Gibran 

Wakil Bupati juga mengingatkan para penyedia bahan bangunan agar menjaga ketersediaan stok dan tidak menaikkan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk memperbaiki rumah mereka.

Kepada para penerima bantuan, ia berpesan agar dana yang diterima digunakan sesuai peruntukan. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, katanya, akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan guna memastikan penyaluran bantuan berlangsung transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan bahwa berbagai program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana terus berjalan. Pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait juga telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kembali infrastruktur yang terdampak, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas pendidikan.

Baca Juga:  Meriah dan Penuh Makna! HUT LintasAtjeh.com di Aceh Tamiang Perkuat Komitmen Jurnalisme Profesional 

Ia menegaskan bahwa bantuan stimulan yang disalurkan harus dimanfaatkan sebagaimana mestinya agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

“Dana bantuan akan langsung ditransfer ke rekening penerima manfaat. Kami berharap bantuan ini segera digunakan sehingga penyaluran tahap berikutnya dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran BNPB RI, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN dan perusahaan swasta, para camat, masyarakat penerima bantuan, serta tamu undangan lainnya.(SIP Simanjuntak)

BERITA TERKINI