Sabtu, 20 Juni 2026

Kapolda Sumut Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

MEDAN, WH – Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. menekankan pentingnya peran kehumasan sebagai ujung tombak dalam membangun komunikasi publik yang efektif di tengah derasnya arus informasi digital. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumut saat memberikan arahan dalam Rakernis Bidang Humas Polda Sumut T.A. 2026 yang mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media dalam Mendukung Program Pemerintah”, Rabu (17/6/2026).

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa fungsi kehumasan memiliki peran yang sangat strategis.

Meski bukan fungsi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian, keberadaan humas menjadi unsur penting yang melengkapi dan menyampaikan seluruh kinerja Polri kepada masyarakat.

“Tanpa humas, berbagai kerja dan keberhasilan kepolisian tidak akan tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. Di era saat ini, perkembangan informasi melalui media sosial berlangsung sangat cepat.

Baca Juga:  Brimob Sumut dan POM AL Sinegritas Humanis Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

Bahkan, sebuah peristiwa bisa lebih dahulu diketahui publik melalui telepon genggam sebelum laporan resmi dibuat,” ujarnya.

Menurut Kapolda, seluruh personel humas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Jika tidak mampu mengikuti perubahan tersebut, maka Polri akan tertinggal dalam pertarungan informasi di ruang digital.

Ia juga mendorong agar personel humas, khususnya generasi muda yang memiliki kemampuan dan kreativitas dalam teknologi digital, dapat dimaksimalkan untuk menghasilkan konten-konten positif yang mampu mendukung program kepolisian serta mendekatkan Polri dengan masyarakat.

Selain itu, Kapolda meminta seluruh personel untuk aktif mendukung kegiatan kehumasan dengan terus menjaga hubungan yang profesional dan harmonis dengan insan pers, kreator konten, kalangan mahasiswa, serta seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Polres Pematangsiantar Gelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Bersama Forkompimda

Dalam penekanannya, Kapolda menegaskan pentingnya memperkuat strategi viralisasi dan meningkatkan amplifikasi berbagai keberhasilan serta prestasi Polri agar dapat diketahui dan dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar setiap penyampaian informasi dilakukan secara transparan, akurat, dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak memberikan ruang bagi munculnya spekulasi di tengah publik.

Di sisi lain, kemitraan yang profesional dan konstruktif dengan insan pers harus terus dibangun.

Media dipandang sebagai mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang benar sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kapolda turut memberikan penekanan agar jajaran humas melakukan respons cepat terhadap pemberitaan yang berpotensi mendiskreditkan Polri dengan menghadirkan kontra narasi berbasis data, fakta, serta informasi yang runtut dan mudah dipahami masyarakat.

Baca Juga:  Sisir Titik Rawan Kota Medan, Patroli Sat Brimob Polda Sumut Hadirkan Rasa Aman

Menutup arahannya, Kapolda menegaskan bahwa peningkatan kompetensi kehumasan berbasis digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

Di tengah masifnya penggunaan media digital, kualitas produksi konten menjadi kunci utama untuk menarik perhatian publik sekaligus menyampaikan pesan-pesan kepolisian secara efektif.@MS

BERITA TERKINI