Kamis, 17 September 2026

Bupati Armia Jadikan Percepatan Penurunan Stunting Prioritas Pembangunan Aceh Tamiang

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

ACEH TAMIANG, WH — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan komitmennya untuk mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut ditempatkan sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah.

Komitmen itu disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Aceh Tamiang di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Rabu (16/9/2026).

Dalam arahannya, Bupati Armia menekankan bahwa persoalan stunting tidak dapat ditangani secara parsial. Dibutuhkan kerja bersama dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan hingga pemerintahan desa.

«“Upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah atau satu sektor saja. Permasalahan stunting memiliki banyak faktor penyebab dan membutuhkan intervensi yang dilakukan secara terpadu, terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Armia.»

Baca Juga:  Wujudkan Harapan Masyarakat Pedalaman Kabupaten Toraja Utara,Kodim 1414/Tator bersama Warga Gotong Royong Bangun Akses Jembatan Penyebrangan

Menurutnya, penguatan koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar berbagai program penanganan stunting dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Angka Stunting Turun Signifikan

Bupati Armia turut memberikan apresiasi kepada Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Aceh Tamiang atas capaian yang telah diraih pada tahun 2024.

Berdasarkan data yang disampaikan, prevalensi stunting di Aceh Tamiang mengalami penurunan dari 35,9 persen pada 2023 menjadi 27,4 persen pada 2024.

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari kerja bersama berbagai pihak dalam menjalankan intervensi pencegahan dan penanganan stunting di daerah.

“Kami juga mengapresiasi dan berterima kasih atas peran Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting atas penilaian prestasi Kabupaten Aceh Tamiang yang pada tahun ini masuk dalam kabupaten berkinerja baik tingkat nasional oleh Kementerian Dalam Negeri RI,” kata Armia.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sekerak

Meski demikian, pemerintah daerah menilai upaya tersebut harus terus diperkuat. Penurunan angka stunting membutuhkan kesinambungan program, pemantauan, serta keterlibatan aktif seluruh sektor hingga ke tingkat desa.

Perkuat Kolaborasi hingga Tingkat Desa

Rakor Aksi Konvergensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan memastikan program pencegahan stunting berjalan secara terpadu di seluruh wilayah Aceh Tamiang.

Kegiatan turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten beserta tim, para kepala OPD terkait, para camat, kepala puskesmas, serta unsur terkait lainnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berharap kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat dapat mempercepat pencapaian target penurunan stunting sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.(SIP Simanjuntak)

Baca Juga:  Implementasi Permen ESDM 14/2025, Polda Sumsel Siap Wujudkan Ekosistem Migas Aman dan Legal

BERITA TERKINI