TORAJA UTARA,Wartaharian.com— Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli, Brigjen TNI Robinson Tallupadang, S.I.P., M.H., bersama Dandim 1414/Tana Toraja, Letkol Inf. Armal, S.H., M.I.P., beserta rombongan meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Pa’paelean, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara, Senin (19/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana, kondisi bangunan, fasilitas pendukung, serta kesiapan kelembagaan dan operasional koperasi dalam mendukung program penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa dan kelurahan.
Dalam peninjauan itu, Danrem 141/Toddopuli menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan. KDKMP diharapkan tidak sekadar menjadi tempat penyediaan kebutuhan masyarakat, tetapi juga berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mampu menghubungkan potensi produksi lokal dengan kebutuhan pasar.
Keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperluas akses pemasaran produk lokal, meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat, serta mendorong perputaran ekonomi yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.
“Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Koperasi perlu dikelola dengan baik, memanfaatkan potensi yang ada, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayahnya,” demikian pesan yang ditekankan dalam kunjungan tersebut.
Optimalkan Potensi Lokal untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pengembangan KDKMP Pa’paelean diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui penyediaan barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan, potensi wilayah, serta kemampuan usaha koperasi.
Sejumlah bidang usaha yang dapat dikembangkan antara lain penyediaan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan rumah tangga lainnya, serta sarana produksi pertanian sesuai ketentuan yang berlaku. Peluang usaha lainnya, termasuk distribusi gas elpiji, dapat dipertimbangkan sepanjang memenuhi persyaratan perizinan dan ketentuan pemerintah.
Selain memenuhi kebutuhan warga, KDKMP juga berpotensi menjadi wadah pemasaran hasil pertanian, perkebunan, peternakan, kerajinan, kuliner khas Toraja, serta berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Dengan pengelolaan yang tepat, koperasi dapat membantu memperluas jangkauan pasar, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan nilai jual produk masyarakat. Langkah ini sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang melalui sistem pemasaran yang lebih terorganisasi.
Pengembangan layanan pendukung lainnya dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat, model bisnis koperasi, serta ketentuan perizinan dan standar pelayanan yang berlaku.
Tata Kelola Profesional Jadi Kunci Keberhasilan
Pengembangan KDKMP merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pembangunan yang bertumpu pada desa dan kelurahan.
Dalam pelaksanaannya, kesiapan bangunan dan fasilitas harus diikuti dengan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengurus dan pengelola, penyusunan rencana bisnis, administrasi yang tertib, tata kelola keuangan yang transparan, serta pengawasan internal yang memadai.
Keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari tersedianya bangunan atau fasilitas usaha, tetapi juga dari kemampuannya menjalankan kegiatan ekonomi secara sehat, menjaga kepercayaan anggota, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Karena itu, pengelolaan KDKMP Pa’paelean perlu diarahkan pada prinsip profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan anggota. Dengan tata kelola yang baik, koperasi diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
KDKMP Pa’paelean Diharapkan Jadi Contoh Pengembangan Koperasi
KDKMP Pa’paelean diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pengembangan koperasi yang mampu menyesuaikan kegiatan usahanya dengan potensi dan karakteristik ekonomi masyarakat Toraja Utara.
Kabupaten Toraja Utara memiliki potensi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, serta berbagai produk UMKM berbasis budaya lokal. Potensi tersebut perlu didukung oleh kelembagaan ekonomi yang kuat agar dapat memberikan nilai tambah dan membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat.
Melalui koperasi, para pelaku usaha lokal diharapkan memperoleh akses pemasaran yang lebih luas, sedangkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah dan efisien.
Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan pendampingan, evaluasi berkala, serta penguatan kapasitas pengelola. Dengan demikian, koperasi tidak hanya siap dari sisi fisik, tetapi juga mampu menjalankan kegiatan usaha secara konsisten dan berkelanjutan.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Diperkuat
Kunjungan Danrem 141/Toddopuli bersama Dandim 1414/Tana Toraja juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam mendukung program pembangunan nasional di daerah.
Kolaborasi antara unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, pemerintah kecamatan dan kelurahan, perangkat daerah yang membidangi koperasi, serta pengurus dan anggota koperasi diharapkan dapat mendukung pengembangan KDKMP Pa’paelean.
Dalam pelaksanaannya, setiap pihak diharapkan menjalankan peran sesuai tugas dan kewenangannya, sementara pengelolaan kegiatan usaha tetap dilaksanakan oleh koperasi berdasarkan prinsip dan ketentuan perkoperasian yang berlaku.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Inspektur Inspektorat Kabupaten Toraja Utara, Anugrah Yanus Rundupadang, S.E., M.M.; Camat Sanggalangi, Nicolejes, S.H.; Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, Anthon Pararak, S.S., M.Si.; Lurah Pa’paelean, Lewi Salombe’ Patulak, S.IP.; Manajer KDKMP Pa’paelean, Jefika Lisu Sarira; serta jajaran pengurus KDKMP Pa’paelean.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh pihak untuk memastikan KDKMP Pa’paelean berkembang sebagai koperasi yang memiliki kesiapan fisik, kelembagaan yang kuat, serta tata kelola usaha yang profesional.
Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan berbagai pihak, KDKMP Pa’paelean diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Toraja Utara.(Amo$ )



















