JAMBI, WH — Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar mengikuti Zoom Meeting bersama Presiden Republik Indonesia dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia dalam rangka membahas kesiapsiagaan serta penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Makorem 042/Garuda Putih Jambi dan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi Karhutla.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan perkembangan situasi Karhutla di Provinsi Jambi hingga 23 Agustus 2026. Berdasarkan data yang dipaparkan, tercatat sebanyak 3.632 titik hotspot, dengan luas lahan terdampak mencapai 658,29 hektare sepanjang periode 1 Januari hingga 23 Agustus 2026.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polda Jambi terus mengintensifkan berbagai langkah pencegahan dan penanganan Karhutla. Upaya tersebut meliputi patroli dan pemantauan wilayah rawan, monitoring titik panas (hotspot), pemadaman serta pendinginan di lokasi terdampak, hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Hingga saat ini, Polda Jambi telah menangani 7 perkara Karhutla dengan 8 orang tersangka. Penegakan hukum tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah terjadinya kembali pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.
Kapolda Jambi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.
Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat sangat diperlukan agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sedini mungkin,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.@Arbain



















