MEDAN, WH – Pemadaman listrik bergilir masih berlangsung di sejumlah wilayah Kota Medan dan sekitarnya akibat kerusakan belasan tower transmisi yang terdampak cuaca ekstrem. PT PLN (Persero) menerapkan pengaturan pasokan listrik secara bergantian sambil mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara. Rabu (10/6/2026).
Pemadaman dijadwalkan berlangsung selama sekitar satu pekan sejak awal Juni 2026.
Setiap wilayah terdampak mengalami pemadaman selama kurang lebih 3 hingga 4 jam dalam satu periode, dengan frekuensi satu hingga dua kali sehari sesuai kebutuhan sistem.
Wilayah yang terdampak meliputi Kota Medan, Binjai, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, serta sejumlah kawasan penyangga di sekitar Medan.
Pengaturan beban dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama proses perbaikan jaringan transmisi berlangsung.
Gangguan ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara pada 4 Juni 2026 dan menyebabkan kerusakan pada 12 tower transmisi listrik.
Salah satu kerusakan terparah terjadi pada jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV yang menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan listrik Kota Medan dan sekitarnya.
PLN saat ini tengah membangun tower emergency serta melakukan perbaikan jaringan secara intensif.
Perusahaan menambah personel dan menyiapkan material guna mempercepat pemulihan sistem.
Berdasarkan keterangan terbaru PLN, pasokan listrik di wilayah terdampak ditargetkan kembali normal pada Tanggal 10–11 Juni 2026 apabila seluruh pekerjaan perbaikan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi terkait jadwal pemadaman melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal informasi resmi PLN Sumatera Utara, karena jadwal dapat berubah menyesuaikan perkembangan pekerjaan di lapangan.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung.@red



















