Kamis, 16 April 2026

Presiden RI Usai Lanjutkan Diplomasi ke Prancis, Usai dari Rusia

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

JAKARTA,WH – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian diplomasi internasionalnya ke Prancis setelah kunjungan kenegaraan ke Rusia. Dalam agenda strategis tersebut, Presiden bertemu langsung dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee. (14/4/2026), dikutip dari Tim Red/Jk 45

Pertemuan tingkat tinggi ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Kedua kepala negara secara terbuka membahas penguatan kerja sama lintas sektor yang dinilai krusial di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Prioritas pembicaraan mencakup pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), penguatan industri pertahanan, transisi energi, hingga pengembangan energi baru terbarukan. Disamping itu, sektor infrastruktur, transportasi, pendidikan, dan ekonomi kreatif turut menjadi agenda prioritas yang dibahas secara mendalam.

Baca Juga:  Tenant di IMIP Garap Strategi Pembangunan Industri Nikel Berkelanjutan

 

 

Langkah ini mempertegas arah kebijakan luar negeri Indonesia yang semakin agresif membangun kemitraan strategis di kawasan Eropa. Prancis diposisikan sebagai mitra kunci, bukan hanya dalam aspek militer, tetapi juga dalam transformasi ekonomi dan energi nasional.

Pengamat menilai kerja sama ini dijalin untuk membuka peluang investasi baru serta pengembangan teknologi yang selama ini menjadi titik lemah dalam pembangunan industri dalam negeri. Namun, pemerintah harus transparan agar kerja sama alutsista tidak berujung pada ketergantungan jangka panjang.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hubungan Indonesia–Prancis harus menghasilkan kerja sama konkret.

“Kemitraan ini harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, terutama dalam penguatan pertahanan dan kemandirian energi nasional,” tegasnya.

Baca Juga:  Ratusan Personel Brimob, Samapta, Medis dan K9 Dikerahkan Polri Perkuat Penanganan Bencana 

Sementara itu, Presiden Emmanuel Macron menyambut komitmen tersebut dengan optimisme tinggi.

“Prancis melihat Indonesia sebagai mitra strategis di Indo-Pasifik. Kami siap memperluas kolaborasi di berbagai sektor penting,” ujar Macron. (SIP Simanjuntak)

BERITA TERKINI