ACEH TAMIANG,WH– Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyelenggaraan 10 program pelatihan kerja gratis bagi masyarakat. Program yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Tamiang ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam skema Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026, pada selasa, (5/8/2026).
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, mengajak generasi muda dan masyarakat usia produktif untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah meningkatkan kompetensi sekaligus memperbesar peluang memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha mandiri.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ada 10 program pelatihan kerja gratis yang dapat menjadi bekal untuk menambah pengalaman, meningkatkan keterampilan, dan pada akhirnya mampu menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujar Bupati Armia.
Menurutnya, pelatihan kerja bukan sekadar membekali peserta dengan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui lahirnya pelaku-pelaku usaha baru.
“Harapan kami, setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya,” katanya.
Program TMT 2026 menghadirkan pelatihan yang disusun sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri. Sebanyak 10 bidang keahlian yang tersedia meliputi Teknik Listrik, Make Up Artist (MUA), Teknik Las Fabrikasi, Kewirausahaan, Menjahit, Teknik Refrigerasi (Pendingin), Pembuatan Aneka Roti dan Kue, Pengolahan Hasil Pertanian, Teknik Manufaktur/Furniture, serta Desain Komunikasi Visual.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja sekaligus memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Disnakertrans Aceh Tamiang menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon peserta, yakni memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Aceh Tamiang, melampirkan ijazah terakhir, dua lembar pasfoto ukuran 3×4, nomor telepon aktif, alamat email aktif, serta berusia minimal 18 tahun.
Pendaftaran dibuka mulai 5 hingga 14 Agustus 2026 dengan kuota peserta yang terbatas. Karena itu, masyarakat diimbau segera mendaftarkan diri agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti pelatihan. Layanan pendaftaran dibuka setiap hari kerja pukul 08.00–16.00 WIB.
Informasi lebih lanjut sekaligus proses pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tamiang.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menargetkan lahirnya SDM yang semakin kompeten, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia industri. Di sisi lain, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya wirausaha baru yang berkontribusi terhadap penguatan perekonomian daerah, termasuk dalam mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana hidrometeorologi.(SIP Simanjuntak)



















