Selasa, 27 Oktober 2026

Polres Cilegon Bersama TNI AL dan Relawan Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

CILEGON | Wartaharian.com – Jajaran Polres Cilegon Polda Banten melalui personel Polsek Pulomerak bergerak cepat membantu proses evakuasi korban kecelakaan laut di sekitar perairan Pulau Tempurung, Senin (26/10/2026). Dalam penanganan tersebut, Polri bersinergi dengan Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Banten, TNI Angkatan Laut (TNI AL), relawan nelayan, serta unsur terkait lainnya.

Respons cepat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Commander Wish Kapolda Banten melalui program PECAK (Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian). Personel Polsek Pulomerak diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan membantu proses transit evakuasi korban yang dibawa menggunakan kapal nelayan menuju Dermaga Pantai Mabak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Sekitar pukul 16.15 WIB, dua korban tiba di Dermaga Pantai Mabak setelah dievakuasi menggunakan KM Inti Rezeki. Setibanya di lokasi, petugas medis TNI AL melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban dan menyatakan bahwa keduanya telah meninggal dunia.

Baca Juga:  Warga Medan Tuntungan Menangis Sampaikan Keluhannya, Wali Kota Medan Tawarkan Solusi Atasi Banjir 

Selanjutnya, jenazah kedua korban dibawa menggunakan ambulans ASDP ke RSUD Panggung Rawi, Kota Cilegon, untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, seorang korban lainnya bernama Ujang (34) berhasil diselamatkan setelah dievakuasi menggunakan KMP SMS Sagita. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Pulomerak.

Proses evakuasi berlangsung melalui koordinasi dan kerja sama sejumlah unsur yang terlibat di lapangan. Kehadiran personel Polri, TNI AL, Ditpolair Polda Banten, serta relawan nelayan berperan dalam mendukung kelancaran proses pemindahan korban dari kapal menuju dermaga hingga penanganan selanjutnya.

Polsek Pulomerak turut memastikan situasi di lokasi transit tetap aman dan kondusif selama proses evakuasi berlangsung. Adapun penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan laut tersebut dilakukan oleh Direktorat Polair Polda Banten.

Baca Juga:  Perkuat Sinergitas,Kapolres Tana Toraja Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam aktivitas pelayaran. Setiap pihak yang melakukan perjalanan laut diimbau untuk memperhatikan kondisi kapal, memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca dan kondisi perairan.

Melalui program PECAK, Polres Cilegon menegaskan komitmennya untuk hadir secara cepat dalam situasi darurat, membangun sinergi dengan berbagai unsur, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Polres Cilegon juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua korban dalam peristiwa tersebut. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.@M,Yusuf

BERITA TERKINI