TORAJA UTARA | Wartaharian.com — Kondisi Jalan Beringin di wilayah Pasele Atas, Kelurahan Pasele, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan warga. Pasalnya, akses jalan lingkungan tersebut dilaporkan telah bertahun-tahun mengalami kerusakan, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan maksimal dari pemerintah daerah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi jalan tampak memprihatinkan dengan permukaan yang dipenuhi batu-batu besar, lubang, serta sejumlah bagian jalan yang tidak rata. Kondisi tersebut menyulitkan pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat.
Selain kerusakan badan jalan, minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) juga menjadi persoalan tersendiri. Kurangnya penerangan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat melintas pada malam hari.
Padahal, Jalan Beringin Pasele Atas merupakan salah satu akses alternatif menuju kawasan perkantoran pemerintahan, termasuk Kantor Bupati Toraja Utara, sejumlah kantor dinas, hingga Polres Toraja Utara.
Sejumlah warga menilai, kondisi tersebut semestinya menjadi perhatian dan masuk dalam skala prioritas Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, mengingat jalan tersebut memiliki fungsi penting sebagai akses pendukung aktivitas masyarakat dan kawasan perkantoran pemerintahan.
“Semestinya ada skala prioritas dari Pemda Toraja Utara untuk menangani akses jalan lingkungan menuju kawasan perkantoran ini. Saya juga mendengar informasi bahwa pada tahun 2026 anggarannya sudah tersedia. Semoga saja anggaran tersebut benar-benar direalisasikan sesuai peruntukannya,” ujar salah seorang warga Pasele Atas.
Keprihatinan serupa disampaikan Pong Alan, salah seorang tokoh pemuda yang berdomisili di wilayah Pasele Atas. Ia menyayangkan kondisi jalan yang dinilainya tidak mencerminkan kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Toraja Utara.
“Saya prihatin melihat kondisi jalan ini. Padahal, lokasinya berada di pusat kota pemerintahan Toraja Utara, tetapi kondisi jalannya masih seperti ini. Semoga anggaran yang ada benar-benar diperuntukkan bagi perbaikan Jalan Beringin ini, jangan sampai dialihkan ke tempat lain,” tegas Alan saat ditemui di lokasi.
Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan WhatsApp beberapa waktu lalu, Bupati Toraja Utara menyampaikan bahwa rencana penanganan jalan tersebut telah masuk dalam program preservasi jalan.
“Itu sudah masuk penanganan preservasi jalan, Dinda,” ujar Bupati dalam pesan singkatnya.
Pernyataan tersebut menjadi harapan bagi masyarakat agar rencana penanganan yang telah disampaikan pemerintah daerah dapat segera direalisasikan, sehingga kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga tidak terus berlarut-larut.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui instansi terkait segera mengambil langkah konkret, baik dalam memperbaiki kondisi badan jalan maupun meningkatkan fasilitas penerangan jalan umum.
Masyarakat juga berharap anggaran yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara transparan dan tepat sasaran, sehingga Jalan Beringin Pasele Atas dapat kembali memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna jalan.@Rolland



















