Rabu, 8 Juli 2026

Terima 26 Unit Huntara dari KAGAMA, Bupati Armia: Bukti Nyata Kepedulian untuk Kebangkitan Aceh Tamiang

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

ACEH TAMIANG,WH – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, mengapresiasi kepedulian nyata Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) yang turut hadir membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Armia saat menghadiri serah terima hasil pelaksanaan Program KAGAMA Peduli Bencana di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Minggu (5/7/2026). Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi energi besar dalam mempercepat proses pemulihan masyarakat, baik dari sisi sosial, psikologis, maupun ekonomi.

“Sinergi yang ditunjukkan KAGAMA menjadi oase sekaligus dukungan moril dan materiil yang sangat berarti bagi masyarakat kami. Ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat untuk bangkit bersama,” ujar Bupati Armia.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (Purn) Drs. Frederik Kalalembang Minta Polres Kota Palopo Segera Mengusut Tuntas Kasus Tawuran Yang Dinilai Telah Memicu Potensi SARA 

Melalui program tersebut, KAGAMA menyerahkan 26 unit hunian sementara (huntara) senilai Rp390 juta, lengkap dengan fasilitas publik dan sekolah darurat bagi warga terdampak. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekjen PP KAGAMA sekaligus Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, didampingi Rektor UGM Prof. Ova Emilia serta Ketua KAGAMA Aceh yang juga Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun.

Dalam kesempatan itu, Bupati Armia turut memaparkan langkah-langkah cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam penanganan pascabencana. Ia menjelaskan bahwa pemerintah terus menyalurkan bantuan stimulan ekonomi dan bantuan perbaikan rumah yang bersumber dari Kementerian Sosial dan BNPB.

Tak hanya itu, Bupati juga mengungkapkan rencana pembangunan 10.045 unit hunian tetap (huntap) yang akan dilakukan secara bertahap. Khusus untuk Kampung Sekumur, sebanyak 286 unit huntap akan dibangun dengan memanfaatkan lahan hasil pelepasan HGU PT Semadam.

Baca Juga:  Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM, Polres Tana Toraja Amankan Empat Orang Terduga Pelaku

Momentum tersebut juga dimanfaatkan Bupati Armia untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis daerah, di antaranya perluasan jaringan internet serta peningkatan infrastruktur jalan yang menghubungkan Kampung Lubuk Sidup dengan Kampung Sekumur.

Respons positif pun langsung diberikan. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital menyatakan komitmennya untuk menghadirkan akses poin internet di kawasan tersebut, sementara Rektor UGM menyampaikan kesiapan mengirimkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) guna mendampingi masyarakat dalam pemulihan ekonomi dan pemberdayaan desa.

Menutup sambutannya, Bupati Armia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya.

“Mari kita rawat bersama bantuan ini sebagai modal untuk bangkit. Semoga ikhtiar dan kolaborasi yang terjalin hari ini menjadi langkah awal menuju Aceh Tamiang yang lebih kuat, tangguh, dan sejahtera,” pungkasnya.(SIP Simanjuntak)

Baca Juga:  Lapas Banyuwangi Pastikan Anak Warga Binaan Tetap Bisa Sekolah

BERITA TERKINI