Kamis, 3 September 2026

Hutan Adat Tebat Benawa Raih Terbaik I Wana Lestari Nasional 2026

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

JAKARTA,WH — Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Penghargaan Terbaik I Skema Hutan Adat pada ajang Wana Lestari Tingkat Nasional 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kepada Ketua Lembaga Pengelola Hutan Adat (LPHA) Hutan Adat Tebat Benawa, Budiono, dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Penghargaan Wana Lestari diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat maupun pihak yang dinilai berhasil menjadi teladan serta menghadirkan inovasi dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.

Capaian tersebut turut mendapat apresiasi dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) yang selama ini berperan dalam pendampingan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Baca Juga:  Bareskrim Polri Bongkar Penyebab Blackout Sumatera, Cuaca Ekstrem Pemicu Utama

VP TJSL Pusri, Rahmawati, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih masyarakat Hutan Adat Tebat Benawa. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas konsistensi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen masyarakat dalam menjaga hutan serta mengelola potensi wilayah secara berkelanjutan,” ujar Rahmawati saat dikonfirmasi, Selasa (2/9/2026).

Menurut Rahmawati, keberhasilan Hutan Adat Tebat Benawa menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga.

Melalui program TJSL, Pusri berkomitmen untuk terus memperkuat pendampingan serta membangun kolaborasi dengan masyarakat dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Penemuan Jenazah di Kebun OKU Selatan, Polisi Pastikan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

“Ke depan, kami akan terus mendukung masyarakat melalui pendampingan dan kolaborasi agar potensi yang dimiliki dapat dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan yang lestari sekaligus masyarakat yang semakin mandiri,” pungkasnya.@Suherman

BERITA TERKINI