Selasa, 1 September 2026

Bantu Penderita Gangguan Penglihatan, MGI Gelar Donasi Kacamata Gratis di Towuti

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype

LUWU TIMUR,WH— Perusahaan kesehatan berbasis teknologi nano, Mega Gloryoung Internasional (MGI), kembali menggelar program Gerakan Donasi Sejuta Frame Kacamata Medis Gratis di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.Kegiatan yang merupakan pelaksanaan keempat di Luwu Timur tersebut digelar di Klinik Utama Towuti Jaya Husada, Jalan Sungai Balaba, Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

Program donasi tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya penderita glaukoma tanpa batasan usia serta anak-anak dan remaja berusia maksimal 16 tahun yang mengalami mata minus 5 atau lebih.

Penyerahan bantuan berlangsung tertib dan dihadiri masyarakat penerima manfaat, orang tua serta keluarga pendamping, para duta MGI Kabupaten Luwu Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah pihak terkait.

Duta Mega Gloryoung Internasional (MGI), Karolina Wanu, selaku mentor dalam kegiatan tersebut, memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya kepedulian terhadap penderita gangguan penglihatan, khususnya glaukoma dan mata minus tinggi pada anak.

Baca Juga:  Plt. Sekda Aceh Tamiang Tepungtawari Revitalisasi SMPN 1 Manyak Payed

Dalam kesempatan itu, Karolina juga memaparkan visi dan misi MGI yang, menurutnya, berfokus pada upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mata, memberikan edukasi mengenai gangguan penglihatan, serta mendorong penderita untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan produktif.

Ia menyampaikan bahwa glaukoma merupakan salah satu penyakit mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan serius apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain memberikan edukasi, Karolina juga memperkenalkan produk kacamata yang dikembangkan MGI serta menjelaskan teknologi yang digunakan pada produk tersebut kepada para peserta kegiatan.

Sementara itu, Duta MGI dan Glaucoma Society, Nicolaus Ugam, selaku mentor kedua, menjelaskan bahwa program donasi tersebut menyasar dua kategori penerima manfaat.

Baca Juga:  PEP Rantau Field Salurkan Bantuan Berkelanjutan untuk Desa Sukajadi Kecamatan Karang Baru.

“Pertama, penderita glaukoma tanpa batasan usia dengan persyaratan melampirkan surat keterangan atau rujukan medis dari dokter. Kedua, anak-anak dan remaja berusia 16 tahun ke bawah yang mengalami mata minus 5 atau lebih,” ujar Nicolaus dalam sambutannya.

Menurutnya, bantuan kacamata tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan dukungan dalam menunjang aktivitas belajar di sekolah serta kegiatan sehari-hari.

“Bantuan kacamata ini sangat dinantikan warga, mengingat pentingnya fungsi penglihatan yang optimal dalam menunjang aktivitas belajar anak-anak di sekolah maupun produktivitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.

Salah satu orang tua penerima manfaat turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program donasi tersebut.

Menurutnya, bantuan kacamata medis tersebut sangat membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan kesehatan mata anak yang mengalami minus tinggi sejak usia dini.

Baca Juga:  DPD SWI Aceh Tamiang Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Aceh Tamiang

Menjelang penyerahan kacamata, pengelola Klinik Utama Towuti Jaya Husada sekaligus panitia penyelenggara, Hasnik Rumbang, mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mata.

“Melalui kegiatan MGI ini, kami berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata semakin meningkat. Kami juga mengajak lebih banyak pihak untuk bersama-sama peduli terhadap upaya pencegahan gangguan penglihatan demi masa depan generasi muda yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan donasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan bantuan berupa kacamata, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan secara tepat apabila mengalami gangguan penglihatan.@Abdul Rasyid

BERITA TERKINI