GOWA,Wartaharian.com — Mencari hiburan keluarga yang menyenangkan tanpa harus menguras kantong kini tidak perlu jauh-jauh ke pusat perbelanjaan. Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Syech Yusuf, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, menjelma menjadi salah satu pilihan wisata malam bagi masyarakat.
Kehadiran pasar malam rakyat di kawasan tersebut tidak hanya menawarkan berbagai wahana permainan dengan harga terjangkau, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Pantauan di lokasi pada Rabu malam (30/9/2026), kawasan RTH Syech Yusuf mulai dipadati pengunjung sejak matahari terbenam. Sebagian besar pengunjung merupakan keluarga yang membawa anak-anak untuk menikmati suasana malam sekaligus mencoba berbagai wahana permainan.
Beragam wahana seperti bianglala (kincir ria), komidi putar, mandi bola, hingga area mewarnai tampak ramai dipenuhi anak-anak. Suasana semakin meriah dengan gelak tawa dan antusiasme para pengunjung.
Salah seorang ibu rumah tangga, Risma (32), warga Sungguminasa, mengaku rutin membawa kedua anaknya ke pasar malam tersebut setiap akhir pekan karena harga permainan yang relatif terjangkau.
“Kalau ke wahana permainan di mal, sekali bermain bisa menghabiskan lebih dari Rp100 ribu per anak. Kalau di pasar malam RTH ini, tarifnya sangat terjangkau, berkisar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu untuk setiap jenis permainan. Anak-anak sudah bisa puas bermain tanpa membuat kantong jebol,” ujar Risma saat menemani anaknya menikmati salah satu wahana.
Menurutnya, keberadaan pasar malam seperti ini patut dipertahankan karena selain memberikan hiburan murah bagi masyarakat, juga membuka peluang usaha bagi para pelaku UMKM.
UMKM Ikut Merasakan Dampak Ekonomi
Pasar malam di kawasan RTH Syech Yusuf tidak hanya menjadi tempat rekreasi keluarga. Kehadirannya juga memberikan dampak positif bagi para pedagang dan pelaku UMKM.
Sejumlah stan tampak berjejer rapi menawarkan beragam kuliner, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan dan minuman kekinian yang menjadi favorit pengunjung.
Salah seorang pedagang street food yang mengaku bernama Daeng Ngawing (45) mengatakan, pendapatannya meningkat sejak membuka lapak di sekitar kawasan pasar malam tersebut.
“Alhamdulillah, karena lokasinya di RTH yang luas dan ramah keluarga, pengunjung yang datang cukup ramai. Dalam semalam omzet kami bisa meningkat dan sangat membantu perekonomian keluarga,” ungkapnya.
Gratis dan Tetap Jaga Kebersihan
Salah satu daya tarik pasar malam ini adalah akses masuk ke kawasan RTH yang tidak dipungut biaya alias gratis. Pengunjung dapat menikmati suasana malam, bersantai di ruang publik, maupun menikmati berbagai kuliner dengan harga relatif terjangkau.
Di tengah tingginya aktivitas masyarakat, pengelola dan asosiasi pedagang setempat terus mengimbau pengunjung agar menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di kawasan tersebut.
Pengelola juga mengatur jam operasional sejumlah wahana agar aktivitas pasar malam tidak mengganggu kekhusyukan jamaah Masjid Agung Syech Yusuf yang lokasinya berdekatan dengan area lapangan.
Aktivitas pasar malam di RTH Syech Yusuf tersebut diperkirakan berlangsung hingga 8 Oktober 2026.
Salah seorang pengunjung, Bintang (23), mengapresiasi kehadiran pasar malam tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ruang rekreasi yang hidup bagi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga dan pelaku UMKM di Kabupaten Gowa.
“Selain menjadi tempat hiburan yang terjangkau bagi masyarakat, pasar malam ini juga ikut menghidupkan perekonomian warga Gowa,” tutupnya.@Abd. Rasyid



















